Langsung ke konten utama

Ajari Anak Mengenal Angka Sampai Belajar Pengurangan dengan Permainan Ini

Ajari Anak Mengenal Angka Sampai Belajar Pengurangan dengan Permainan Bingo

Main apa hari ini sama anak-anak, Mah?

Udah pernah main BINGO belum sama si Kakak? Kalau belum, 

ayo ajak anak main BINGO, Mah!

Main BINGO sangat cocok untuk mengajarkan ANGKA pada anak. Karena dengan main BINGO, anak bisa mengenali, menyebutkan, dan menulis angka-angka yang sedang dia pelajari.

Main BINGO tidak melulu harus menggunakan grid 5x5 seperti yang kita tahu. Ada banyak variasi permainan BINGO yang bisa disesuaikan dengan tahap belajarnya anak.

Kok bisa?
Ya bisa dong.
Cusss.. Cek gimana caranya main BINGO sambil anak bisa belajar matematika.

Untuk anak yang sudah tahu angka, tapi belum bisa menulis ...

pakai KARTU BILANGAN saja. Kalau ogah bikin sendiri, langsung download gratis aja disini. Lalu tinggal print dan gunting. Jaaadi. Langsung bisa dipakai untuk bermain.
Misalnya, si Adek sudah mengenal angka 1 - 10,
(1) Print Kartu Bilangan 1 - 10 sebanyak dua kali. Satu set untuk Mamah; yang lainnya untuk si Adek.
(2) Minta si Adek untuk mengambil 5 kartu bilangan secara acak. Juga bilang padanya, "Sssttt... simpan baik-baik kartunya. Jangan sampe ketahuan Mamah. Mamah gak boleh lihat kartu Adek."
      Kenapa? Karena ...
(3) Mamah harus tebak angka berapa saja yang ada di kartu-kartu yang dia ambil.
(3) Kalau tebakan Mamah benar, si Adek harus keluarkan kartunya.
(4) Lakukan secara bergantian setelah masing-masing menebak satu angka.
      Jadi, semacam begini:
      Mamah: Ada 7 gak, Dek?
      Si Adek: *lihat kartunya satu persatu*
                     Gak ada. Sekarang aku ya.. 1?
      Mamah: Yeee.. Tebakan Adek bener.
                    *keluarkan Kartu Bilangan 1*
                    *lalu giliran Mamah menebak lagi
(5) ... Lalu lihat siapa duluan yang bisa menebak semua angka pada kartu. Jangan lupa bilang "BINGO!" Hehehe..

Untuk anak yang sudah tahu angka, dan sudah bisa menulis ...

(1) Minta si Adek untuk menggambar 5 kotak yang agak besar menggunakan spidol atau pulpen atau krayon. Jangan pensil.
(2) Minta si Adek tuliskan 1 angka pada masing-masing kotak dengan pensil.
      Kalau si Adek masih belajar menulis, Mamah bisa siapkan contoh angkanya. Print saja KARTU BILANGAN sebanyak angka yang sudah Adek tahu, lalu bariskan sebagai rujukan Adek menulis. Jadi waktu si Adek bingung, "Mah, 5 kayak gimana, Mah?" Mamah tinggal tunjuk kartunya.
(3) Mamah juga tuliskan 5 angka secara acak.
(4) Seperti versi sebelumnya, si Adek dan Mamah bergantian menebak masing-masing 1 angka.
(5) Jika tebakan si Adek benar, maka Mamah harus mencoret, atau memberi tanda silang  pada angka yang barusan disebutkan. Begitu juga sebaliknya.
(6) Jika semua angka Mamah sudah dicoret, atau ditebak, berarti si Adek menang.

via GIPHY

(7) Karena kotak-kotaknya digambar dengan tinta, dan angka-angkanya ditulis dengan pensil, saat mau bermain lagi, si Adek tinggal hapus saja angka-angka sebelumnya dan tuliskan angka-angka yang baru. Tidak perlu gambar kotak lagi.

Untuk anak yang sudah tahu hingga angka puluhan,

baru bisa main BINGO seperti yang biasa kita tahu: (normalnya) dengan grid 5x5. Untuk memudahkan anak-anak bermain, kita pake versi simpelnya aja ya, Mah. Gini...

  1. Setiap pemain menggambar grid 5x5: 5 kotak mendatar sebanyak 5 baris.
  2. Tuliskan secara acak satu angka pada setiap kotak. Bergantung pada kemampuan anak, range angkanya bisa disesuaikan, namun harus tetap sebanyak 25 angka. Misal, dari 51 - 75, atau dari 101 - 125; bebas. Untuk Kak Faza, saya pakai range 1 - 25.
  3. Secara bergantian, sebutkan satu angka secara acak dan masing-masing beri tanda silang pada/coret angka tersebut.
  4. Tujuannya supaya pemain bisa mencoret/memberi tanda silang semua angka dalam satu baris/kolom/diagonal. Jika sudah, maka pemain harus katakan "BINGO!" dan menuliskan satu huruf secara berurutan untuk membentuk kata B.I.N.G.O.
  5. Lanjutkan bermain sampai salah satu pemain MENANG karena sudah mencoret/memberi tanda silang semua angka dalam lima baris/kolom/diagonal dan menuliskan lengkap huruf B.I.N.G.O

Untuk anak yang sedang belajar penambahan/pengurangan:

Di Tema 5 yang lalu sudah belajar mulai pengenalan jumlah 1 - 40, perbandingan, penambahan, lalu sekarang di Tema 6 belajar "Pengurangan".
Sebenarnya Kartu Bilangan / Number Cards masih bisa dipakai untuk belajar pengurangan, tapi saya pingin ganti aktivitas yang lain ah.. Jaga-jaga biar kak Faza gak bosen.
Oke. Jadi untuk materi pengurangan ini, saya bikin pake permainan BINGO.
Begini cara mainnya:
(1) Alih-alih menuliskan angka, saya tuliskan satu soal pengurangan pada setiap kotak.
(2) Bergantung pada kemampuan anak, soal-soal tersebut bisa dikerjakan sebelum permainan dimulai, atau dikerjakan pada saat bermain. Kak Faza lebih memilih untuk langsung bermain agar ridak terlalu terkesan seperti sedang mengerjakan latihan soal, hehe..
(3) Saat anak akan menyebutkan angka yang diinginkan, otomatis dia harus menyelesaikan soal pengurangannya dulu  Minta anak untuk membacakan soal dan jawabannya agar Mamah bisa cek benar tidaknya dan agar Mamah bisa dengan mudah menemukan angka yang dimaksud. Jangan lupa berikan tanda silang/coret setiap angka yang disebutkan.
(4) Lanjutkan bermain seperti instruksi sebelumnya 


BONUS untuk Para Mamah yang Budiman:
free printable BINGO untuk Belajar Pengurangan


Biar Mamah bisa langsung ajak anak belajar Matematika sambil bermain, silahkan langsung download gratis grid BINGO yang sudah saya buat. Ada dua macam soal yang saya gunakan: pengurangan dengan satu angka, dan pengurangan dengan dua angka.

Jangan lupa share ke Para Mamah lainnya yang bingung caranya bikin anak bisa belajar Matematika selain dengan mengerjakan latihan soal berlembar-lembar.
Share juga ke Para Mamah Guru yang lagi butuh ide permainan untuk murid-murid di kelas. Bisa langsung share ke Facebook, Twitter, atau Pinterest. Tinggal klik saja.

Kalau Mamah sudah sudah coba main BINGO sama anak-anak atau sudah download free printable-nya juga, Mamah bisa share pengalaman mainnya lewat komentar di bawah atau lewat Facebook page Main Apa Hari Ini. Review yang Mamah berikan bisa menjadi masukan yang bermanfaat untuk saya dan Para Mamah Pintar lainnya.

Ternyata belajar Matematika bisa sambil bermain juga kan?!
Ayo langsung dicoba, Mah! Mudah-mudahan anak-anak bisa menikmati belajar Matematika ya..

Selamat menikmati waktu berkualitas bersama anak, Mah..

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Mamah Muna, permainan yang Mamah ini sebetulnya menarik sekali, tapi lebih menarik lagi kalau ada foto permainan angka dicoret-coretnya ��

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIKIN DIY MUDAH DARI KALENDER BEKAS BERSAMA ANAK

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini..


Hai, Mah.. Main apa hari ini sama anak-anak? Seperti yang sudah dibahas disini, mengingat manfaatnya untuk menyiapkan mental anak dalam persaingan dunia, agendakan bermain kompetitif bersama anak yah dalam minggu ini.
Nah, untuk mendukung permainan kompetitif anak, kali ini Alhamdulillah saya bisa menepati janji untuk berbagi tutorial DIY mudah yang bisa digunakan untuk berbagai macam permainan anak.
Meskipun ini DIY / do-it-yourself / bikin sendiri, tapi caranya gampang: tinggal gunting dan tempel, sehingga ini bisa jadi kegiatan DIY seru bersama anak. Bahan-bahannya juga gratis. Inshallah di setiap rumah sudah tersedia, apalagi akhir tahun begini. Bisa jadi pilihan cara pemanfaatan kalender bekas yang menumpuk setiap akhir tahun.
Iya.. Bahan utamanya ini. Kalender meja.
Kalender ini, Mah, kalo di rumah saya selalu numpuk gak karuan, karena saya selalu dapat dari sekolah. Ditambah lagi selalu ada orangtua murid yang ngasih. Lal…

LAKUKAN INI SEKARANG UNTUK MENCEGAH KECANDUAN GADGET PADA ANAK

Assalamualaikum..  Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza disini.. SETAN KOTAK itu bernama GADGETS Kayaknya emang bener gak sih, Mah? Elektronik berbentuk kotak itu sedikit banyak sudah membawa dampak jelek layaknya setan: Anak-anak jadi kecanduan games. Mereka makin gampang terpapar konten mengerikan, macam video-video alay, pornografi, kekerasan. Sementara kita orangtuanya juga ikut tersedot dalam posts di timeline dan stories FB dan IG yang tanpa akhir. Ah, belum lagi video di YouTube. Ah, belum lagi obrolan di grup WhatsApp. Gadgets tak pernah lepas dari genggaman. Sehingga makin sedikit waktu untuk dinikmati bersama keluarga, bahkan untuk sekedar ngobrol santai. Anak-anak jaman now adalah generasi digital native. Kata orang, "masih bayi udah bisa pegang HP". Ya itu karena mereka memang terlahir di jaman teknologi digital sudah berkembang pesat. Jadi tidak mungkin kita sepenuhnya menghindarkan mereka dari paparan teknologi. Yang bisa dilakukan adalah mencegah anak-anak kecandua…

4 Cara Bullet Journal Bisa Memudahkan Hidupmu Sebagai Ibu

Assalamualaikum..
Muna Fitria a.k.a Mamahfaza disini


Ingat masa-masa di sekolah dulu suka menulis di buku harian atau diary? Semua perasaan yang membuncah dalam hati remaja yang berapi-api di tumpahkan semua kedalamnya. Apa ada yang sampai sekarang masih suka?

Saya! Saya! (acungkan tangan)

Seiring berkembangnya jaman, diary atau buku harian yang kita kenal dulu telah berevolusi menjadi suatu sistem yang dinamakan bullet journal. Ryder Carroll, sang penggagas, mengklaim bahwa ini adalah sistem analog untuk menyimpan catatan masa lalu, mengatur hidup di masa sekarang, dan merencanakan masa depan. Selain itu, Buzzfeed menafsirkan bullet journal sebagai kombinasi buku agenda, buku harian (diary) dan daftar tugas yang harus dilakukan. Terdengar hebat, kan?


Pengertian bullet journal oleh Buzzfeed

Bullet journal akhir-akhir ini makin marak dibicarakan dan mulai menjadi tren hobi baru untuk ditekuni. Hype-nya pun sudah sampai ke Indonesia. Buktinya, di marketplace online, banyak dijumpai usaha…