Langsung ke konten utama

Anak Mengenal Angka dan Belajar Pengurangan dengan Permainan Ini

Assalamualaikum.
Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.

Ajari Anak Mengenal Angka Sampai Belajar Pengurangan dengan Permainan Bingo

Main apa hari ini sama anak-anak, Mah? Udah pernah main BINGO belum sama si Kakak? Kalau belum, 

ayo ajak anak main BINGO, Mah!

Main BINGO sangat cocok untuk mengajarkan ANGKA pada anak. Karena dengan main BINGO, anak bisa mengenali, menyebutkan, dan menulis angka-angka yang sedang dia pelajari.

Main BINGO tidak melulu harus menggunakan grid 5x5 seperti yang kita tahu. Ada banyak variasi permainan BINGO yang bisa disesuaikan dengan tahap belajarnya anak.

Kok bisa? Ya bisa dong.

Cusss.. Cek gimana caranya main BINGO sambil anak bisa belajar matematika.

Baca Juga:Permainan untuk Belajar Mengenal Angka Hingga Pengurangan

Untuk anak yang sudah tahu angka, tapi belum bisa menulis

Pakai flashcards angka saja. Misalnya, si Adek sudah mengenal angka 1 - 10.

(1) Print Kartu Bilangan 1 - 10 sebanyak dua kali. Satu set untuk Mamah; yang lainnya untuk si Adek.

(2) Minta si Adek untuk mengambil 5 kartu bilangan secara acak. Juga bilang padanya, "Sssttt... simpan baik-baik kartunya. Jangan sampe ketahuan Mamah. Mamah gak boleh lihat kartu Adek."

Kenapa? Karena ...

(3) Mamah harus tebak angka berapa saja yang ada di kartu-kartu yang dia ambil.

(4) Kalau tebakan Mamah benar, si Adek harus keluarkan kartunya.

(5) Lakukan secara bergantian setelah masing-masing menebak satu angka.

Jadi, semacam begini:

      Mamah: Ada 7 gak, Dek?
      Si Adek: *lihat kartunya satu persatu*
                     Gak ada. Sekarang aku ya.. 1?
      Mamah: Yeee.. Tebakan Adek bener.
                    *keluarkan Kartu Bilangan 1*
                    *lalu giliran Mamah menebak lagi

(6) ... Lalu lihat siapa duluan yang bisa menebak semua angka pada kartu. Jangan lupa bilang "BINGO!" Hehehe..

Untuk anak yang sudah tahu angka, dan sudah bisa menulis

(1) Minta si Adek untuk menggambar 5 kotak yang agak besar menggunakan spidol atau pulpen atau krayon. Jangan pensil.

(2) Minta si Adek tuliskan 1 angka pada masing-masing kotak dengan pensil.

Kalau si Adek masih belajar menulis, Mamah bisa siapkan flashcards angkanya, lalu bariskan sebagai rujukan Adek menulis. Jadi waktu si Adek bingung, "Mah, 5 kayak gimana, Mah?" Mamah tinggal tunjuk kartunya.

(3) Mamah juga tuliskan 5 angka secara acak.

(4) Seperti versi sebelumnya, si Adek dan Mamah bergantian menebak masing-masing 1 angka.

(5) Jika tebakan si Adek benar, maka Mamah harus mencoret, atau memberi tanda silang  pada angka yang barusan disebutkan. Begitu juga sebaliknya.

(6) Jika semua angka Mamah sudah dicoret, atau ditebak, berarti si Adek menang.


via GIPHY

(7) Karena kotak-kotaknya digambar dengan tinta, dan angka-angkanya ditulis dengan pensil, saat mau bermain lagi, si Adek tinggal hapus saja angka-angka sebelumnya dan tuliskan angka-angka yang baru. Tidak perlu gambar kotak lagi.

Untuk anak yang sudah tahu hingga angka puluhan

Anak bisa main BINGO seperti yang biasa kita tahu: (normalnya) dengan grid 5x5. Untuk memudahkan anak-anak bermain, kita pake versi simpelnya aja ya, Mah. Gini...

  1. Setiap pemain menggambar grid 5x5: 5 kotak mendatar sebanyak 5 baris.
  2. Tuliskan secara acak satu angka pada setiap kotak. Bergantung pada kemampuan anak, range angkanya bisa disesuaikan, namun harus tetap sebanyak 25 angka. Misal, dari 51 - 75, atau dari 101 - 125; bebas. Untuk Kak Faza, saya pakai range 1 - 25.
  3. Secara bergantian, sebutkan satu angka secara acak dan masing-masing beri tanda silang pada/coret angka tersebut.
  4. Tujuannya supaya pemain bisa mencoret/memberi tanda silang semua angka dalam satu baris/kolom/diagonal. Jika sudah, maka pemain harus katakan "BINGO!" dan menuliskan satu huruf secara berurutan untuk membentuk kata B.I.N.G.O.
  5. Lanjutkan bermain sampai salah satu pemain MENANG karena sudah mencoret/memberi tanda silang semua angka dalam lima baris/kolom/diagonal dan menuliskan lengkap huruf B.I.N.G.O

Untuk anak yang sedang belajar penambahan/pengurangan

Di Tema 5 yang lalu sudah belajar mulai pengenalan jumlah 1 - 40, perbandingan, penambahan, lalu sekarang di Tema 6 belajar "Pengurangan".

Sebenarnya Kartu Bilangan / Number Cards masih bisa dipakai untuk belajar pengurangan, tapi saya pingin ganti aktivitas yang lain ah.. Jaga-jaga biar kak Faza gak bosen.

Oke. Jadi untuk materi pengurangan ini, saya bikin pake permainan BINGO. Begini cara mainnya:

(1) Alih-alih menuliskan angka, saya tuliskan satu soal pengurangan pada setiap kotak.

(2) Bergantung pada kemampuan anak, soal-soal tersebut bisa dikerjakan sebelum permainan dimulai, atau dikerjakan pada saat bermain. Kak Faza lebih memilih untuk langsung bermain agar ridak terlalu terkesan seperti sedang mengerjakan latihan soal, hehe..

(3) Saat anak akan menyebutkan angka yang diinginkan, otomatis dia harus menyelesaikan soal pengurangannya dulu. Minta anak untuk membacakan soal dan jawabannya agar Mamah bisa cek benar tidaknya dan agar Mamah bisa dengan mudah menemukan angka yang dimaksud. Jangan lupa berikan tanda silang/coret setiap angka yang disebutkan.

(4) Lanjutkan bermain seperti instruksi sebelumnya.

BONUS untuk Para Mamah yang Budiman:
free printable BINGO untuk Belajar Pengurangan

Biar Mamah bisa langsung ajak anak belajar Matematika sambil bermain, silahkan langsung download gratis grid BINGO yang sudah saya buat. Ada dua macam soal yang saya gunakan: pengurangan dengan satu angka, dan pengurangan dengan dua angka.

Jangan lupa share ke Para Mamah lainnya yang bingung caranya bikin anak bisa belajar Matematika selain dengan mengerjakan latihan soal berlembar-lembar.

Share juga ke Para Mamah Guru yang lagi butuh ide permainan untuk murid-murid di kelas. Bisa langsung share ke Facebook, Twitter, atau Pinterest. Tinggal klik saja.

Kalau Mamah sudah sudah coba main BINGO sama anak-anak atau sudah download free printable-nya juga, Mamah bisa share pengalaman mainnya lewat komentar di bawah atau lewat Facebook page Main Apa Hari Ini. Review yang Mamah berikan bisa menjadi masukan yang bermanfaat untuk saya dan Para Mamah Pintar lainnya.

Ternyata belajar Matematika bisa sambil bermain juga kan?!

Ayo langsung dicoba, Mah! Mudah-mudahan anak-anak bisa menikmati belajar Matematika ya.

Selamat menikmati waktu berkualitas bersama anak, Mah.

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Mamah Muna, permainan yang Mamah ini sebetulnya menarik sekali, tapi lebih menarik lagi kalau ada foto permainan angka dicoret-coretnya ��

    BalasHapus
  3. Yakin anda selalu tidak hoki?? Kami tantang anda yang merasa selalu tidak hoki... Kami yakin tidak ada orang yang tidak hoki...disini akan kami adu hoki anda dengan hoki pemain lain..

    Hubungi Kami Secepatnya Di :
    WHATSAPP : +6281333555662

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir ke blog saya :)
Silahkan tinggalkan pertanyaan, tanggapan, atau sharing pengalaman serupa di kolom komentar.
Mohon tetap menjaga etika dan tidak meninggalkan tautan hidup.
Terima kasih :)

Popular Posts

Checklist Isi Tas Persiapan Melahirkan Caesar di Rumah Sakit

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Minggu ini, kehamilanku memasuki minggu ke-37. Sebenarnya HPL Baby No.3 ini masih sekitar pertengahan Januari. Tapi karena dia harus dilahirkan secara Caesar, maka operasi dijadwalkan 2 minggu lagi. Sambil menunggu hari-H, jangan sampai lupa, Mah! Ada satu hal penting yang harus dipersiapkan menjelang persalinan, yaitu mengepak tas untuk dibawa saat melahirkan ke rumah sakit. Pastinya kita tidak mau ada yang tertinggal saat menginap di rumah sakit kan. Sebaiknya isi tas persiapan melahirkan ini sudah dipersiapkan sekitar 2 minggu sebelum HPL, just in case si janin lahir lebih awal dari tanggal perkiraan. Saat melahirkan Caesar biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk tinggal di rumah sakit . Mamah harus  check-in sehari sebelum operasi untuk berbagai pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter anestesi. Umumnya Mamah sudah diperbolehkan pulang sehari setelah operasi , kecuali ada kondisi yang meng

BULLET JOURNAL INDONESIA UNTUK PEMULA: MONTHLY LOG

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Masih dalam rangkaian Tutorial Bullet Journal untuk Pemula, setelah Future Log dan Habit Tracker, sekarang ku akan berikan step-by-step cara membuat Monthly Log. Mumpung masih semangat tahun baru, moga-moga masih semangat bikin bullet journal juga yaaah. Let's get it ! MONTHLY LOG ADALAH ... Monthly Log jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Catatan Bulanan". Jadi Monthly Log adalah catatan jadwal acara, peristiwa, atau rencana kegiatan dalam sebulan . Awalnya memang begitu, tapi bukan Bullet Journal namanya kalau tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Kita bisa menambahkan fitur apapun yang kita butuhkan ke dalam Monthly Log. Misalnya, mau sekalian digabungkan dengan Habit Tracker atau mau menambahkan target bulan ini yang harus dicapai. Boleeeh.. Custom made ajah.. Baca juga: Cara Membuat Bullet Journal untuk Pemula: Habit Tracker MONTHLY LOG DI BULLET JOURNAL BISA

Karena Memaksakan ASI Eksklusif, Bayiku Jadi Kurang ASI

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza disini.. Adalah sebuah kebanggaan ya jika kita bisa menyusui bayi kita secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) bahkan menyediakan sertifikat lulus ASI untuk merayakan keberhasilan para ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Tak terkecuali, aku pun begitu mendamba berhasil memberikan hak ASI eksklusif anak ketiga ku, Baby El . Keistimewaan ASI Eksklusif ASI Eksklusif artinya memberikan hanya ASI kepada bayi, tanpa tambahan makanan padat atau cairan lainnya, termasuk air; dengan pengecualian oralit, atau vitamin atau obat dalam bentuk sirup. Bayi sebaiknya mendapat ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal. Hal ini dikarenakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama sudah terkandung dalam ASI , jadi bayi sehat tidak perlu mendapat asupan tambahan lainnya. ASI dapat melindungi dari