Langsung ke konten utama

Alasan Dibalik Pemilihan Nama Blog



Nama blog ini "Main Apa Hari Ini?" berawal dari kebingungan saya di suatu siang.
Si Kakak (saat itu kelas 1 SD) sudah pulang sekolah. Baby Sha baru bangun tidur. Tugas siapin dan suapin makan siang sudah beres, lalu ... *krik..krik.. 
Saya gak tau harus ngapain!
Di situasi seperti ini, saya bisa dengan mudahnya tergoda rayuan setan kotak bernama GADGET! Gampang banget memang menyerahkan HP, tablet, atau laptop untuk akses video di YouTube atau main games. Saya juga bisa bilang, "Nonton TV aja ya, Kak! Ada Upin Ipin kan?"
Tanpa usaha, tanpa repot, anak-anak bisa diem melongo berjam-jam di depan gadget. Saya mungkin juga jadi sama-sama bisa diem di depan gadgets #ooops  atau sibuk beresin kerjaan rumah yang udah numpuk.
Tapi karena saya sepenuhnya sadar bahwa waktu yang dihabiskan bersama anak adalah PRECIOUS MOMENTS, momen berharga yang tidak tergantikan, saya mulai menyingsingkan lengan baju, putting my teacher's hat on, dan mulai merencanakan aktivitas buat anak-anak.

quote manfaat bermain bersama anak

Saya lihatin buku pelajarannya Si Kakak. "Ada materi apa saja yang harus dipelajari? Oh, oke. Main games yang itu seru juga kayaknya, dan materi pelajarannya bisa masuk."
Saya baca panduan perkembangan balita, "Seumuran Baby Sha normalnya udah harus terampil ngapain aja ya? Oh, oke. Kegiatan begini seru juga kayaknya; bisa mendorong perkembangannya juga"
Karena berawal dari kebingungan saya di suatu siang mengenai kegiatan apa yang harus saya lakukan hari itu dengan anak-anak, maka saya namai blog ini "Main Apa Hari Ini?"
Dari namanya saja, netijen budiman pasti sudah bisa menebak isi blog saya. Iya. Di dalam blog ini, saya bagikan kegiatan / permainan edukatif yang biasa saya mainkan dengan anak-anak.
Kegiatan Baby Sha (< 2 tahun) saya sesuaikan dengan indikator-indikator pada KPSP (Kuisioner Pra Skrining Perkembangan) sesuai umurnya.
Sedangkan kegiatan Si Kakak (usia SD) saya sesuaikan dengan pelajaran sekolahnya, ditambah dengan materi lain yang saya ingin dia kuasai.
Selain itu, ada juga tips dan ilmu parenting lain yang saya dapatkan dari kelas parenting, webinar, kulwap, training, dan sumber kredibel lainnya.
Semuanya sudah saya praktekkan sendiri. Bukan sekedar teori seperti yang banyak dibagikan di website atau blog lain. Jaminan mutu lah pokoknya 

Jadi, Kalau Mamah bingung mau main apa sama anak-anak hari ini, langsung mampir aja

ke Main Apa Hari Ini.

Komentar

Popular Posts

Checklist Isi Tas Persiapan Melahirkan Caesar di Rumah Sakit

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini..

Minggu ini, kehamilanku memasuki minggu ke-37. Sebenarnya HPL Baby No.3 ini masih sekitar pertengahan Januari. Tapi karena dia harus dilahirkan secara Caesar, maka operasi dijadwalkan 2 minggu lagi.
Sambil menunggu hari-H, jangan sampai lupa, Mah! Ada satu hal penting yang harus dipersiapkan menjelang persalinan, yaitu mengepak tas untuk dibawa saat melahirkan ke rumah sakit. Pastinya kita tidak mau ada yang tertinggal saat menginap di rumah sakit kan. Sebaiknya isi tas persiapan melahirkan ini sudah dipersiapkan sekitar 2 minggu sebelum HPL, just in case si janin lahir lebih awal dari tanggal perkiraan.

Saat melahirkan Caesar biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk tinggal di rumah sakit. Mamah harus check-in sehari sebelum operasi untuk berbagai pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter anestesi. Umumnya Mamah sudah diperbolehkan pulang sehari setelah operasi, kecuali ada kondisi yang mengharuskan Mamah tingg…

BULLET JOURNAL INDONESIA UNTUK PEMULA: MONTHLY LOG

Assalamualaikum..
Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini..

Masih dalam rangkaian Tutorial Bullet Journal untuk Pemula, setelah Future Log dan Habit Tracker, sekarang ku akan berikan step-by-step cara membuat Monthly Log.
Mumpung masih semangat tahun baru, moga-moga masih semangat bikin bullet journal juga yaaah.
Let's get it!
MONTHLY LOG ADALAH ... Monthly Log jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Catatan Bulanan". Jadi Monthly Log adalah catatan jadwal acara, peristiwa, atau rencana kegiatan dalam sebulan. Awalnya memang begitu, tapi bukan Bullet Journal namanya kalau tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Kita bisa menambahkan fitur apapun yang kita butuhkan ke dalam Monthly Log. Misalnya, mau sekalian digabungkan dengan Habit Tracker atau mau menambahkan target bulan ini yang harus dicapai. Boleeeh.. Custom made ajah..

Baca juga: Cara Membuat Bullet Journal untuk Pemula: Habit Tracker
MONTHLY LOG DI BULLET JOURNAL BISA DIGUNAKAN UNTUK APA? Be…

CARA MEMBUAT BULLET JOURNAL UNTUK PEMULA: HABIT TRACKER

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza di sini..




Kita semua perlu punya kebiasaan baik yang berfaedah dalam hidup. Kalau sampai sekarang masih belum punya, berarti kita harus pilih satu kebiasaan baik yang ingin kita lakukan dan mulai menanamkannya sampai jadi rutinitas. Nah, habit tracker bisa membantu proses ini. Kita bisa menuliskan kegiatan apapun yang kita ingin rutinkan dan catat untuk memantau bisakah kita istiqomah.
Misalnya, ingin rutin menghindari makan gorengan demi menghindari kolesterol? Tulis di habit tracker dan mulai wujudkan.

HABIT TRACKER ADALAH... 
"Habit Tracker" diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti "Pencatat Kebiasaan". Lalu kenapa kita harus mencatat kebiasaan (tracking habits)?
Penggagas Bullet Journal, Ryder Carroll, dalam salah satu videonya menyampaikan bahwa Habit Tracker adalah salah satu cara sederhana untuk membuat diri kita lebih berkomitmen untuk merutinkan suatu kebiasaan baik (habit). Saat kita ingin mengubah …