Langsung ke konten utama

Balita Belajar Mengenal Huruf Lewat Permainan Menempel Stiker

Assalamu'alaikum.. 
Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza disini.. 

belajar mengenal huruf lewat permainan

Sha (my 2nd child) is turning 4 this year, jadi aku rasa ini adalah waktu yang tepat untuk Sha mulai belajar mengenal huruf. Bukan tanpa alasan. Aku merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Dalam Permendikbud ini dijabarkan tentang standar tingkat pencapaian perkembangan anak mulai usia 0 - 6 tahun.

Untuk anak usia 3 - 4 tahun, tingkat pencapaian perkembangan untuk lingkup perkembangan kognitif (salah satunya) adalah mengenal beberapa huruf atau abjad tertentu dari A-Z yang pernah dilihatnya. Karenanya, aku memutuskan untuk mulai mengenalkan abjad pada Sha sejak usianya 3 tahun.

Cara sederhana balita mempelajari alfabet adalah lewat permainan menempel dan mencocokkan huruf semacam ini. Letter recognition (mengenali huruf) adalah konsep dasar yang harus dikuasai anak sebelum bisa membaca (Sumber: stayathomeeducator.com). Anak belajar bahwa setiap huruf dilambangkan dengan simbol: M ini namanya huruf /em/; huruf /es/ itu bentuknya begini S.

Ditambah lagi, anak juga bisa mengembangkan keterampilan motorik halus lewat kegiatan mengelupas dan menempel stiker. Nah berhubung di Surabaya sedang rajin-rajinnya turun hujan, aku sengaja menggunakan tema cuaca dalam permainan ini.

Baca Juga: Anak Sebenarnya Hanya Butuh 9 Mainan Ini | Minimalis Dalam Memilih Mainan

Alat dan Bahan

  • belajar mengenal huruf lewat permainan
    Kertas
  • Spidol / Pulpen
  • Dot stickers
  • Stipo (Correction Pen)

Cara Bermain

  1. Pada selembar kertas, aku gambar awan. Lalu di bawahnya aku tulis abjad dari A-Z menyerupai bentuk tetesan air hujan yang turun (lihat gambar di atas).
  2. Pada dot stickers, aku tuliskan 1 huruf pada masing-masing bulatan stiker.

Tips: Awalnya aku pakai pulpen gel metalik warna silver. Niatnya sih supaya tulisannya terlihat di atas warna stiker yang gelap. Tapi ternyata, tintanya tidak meresap sehingga tulisannya gampang terhapus saat stiker dikelupas. Akhirnya, aku tulis pakai stipo instead, and it works well. 

belajar mengenal huruf lewat permainan

Baca Juga:Ide Permainan Untuk Balita #1: Berburu Angka

Selanjutnya, minta anak untuk menempelkan stiker pada tempat yang sesuai. Anak belajar mencocokkan antara huruf yang tertulis di stiker dengan yang tertulis di kertas. Daaan.. selesai. Segitu mudahnya belajar mengenal huruf lewat permainan ini.

Meskipun awalnya anak mungkin tidak tahu atau tidak hafal masing-masing nama huruf, setidaknya anak bisa mengenali bentuknya: "Oh ini bentuknya bulat [anak mengambil mengambil stiker bertuliskan huruf O), sama seperti yang ini (anak menempelkan stiker di atas tulisan huruf O)" Di saat yang bersamaan, Mamah bisa mengajarkan nama hurufnya dan meminta anak untuk menyebutkannya kembali: "Betul. Itu huruf O. Huruf apa, Dek?"

belajar mengenal huruf lewat permainan

Alternatif Permainan

Selain cara bermain yang aku lakukan di atas, Mamah juga bisa menerapkan beberapa alternatif atau variasi pada permainan mengenal huruf ini. Pilihannya tidak terbatas sih sebenarnya, karena kreativitas kan tanpa batas yah, hehe. Namun, barangkali butuh ide, berikut beberapa alternatif permainan yang bisa Mamah buat:

    belajar mengenal huruf lewat permainan
  1. Selain untuk mengenal huruf ABC, permainan ini juga bisa digunakan untuk belajar mengenal huruf kapital, huruf hijaiyah, bentuk geometri, atau angka.
  2. Disamping menempel stiker, anak bisa diminta untuk mewarnai awan, atau bahkan bereksplorasi dengan color mixing. Aku gambar awan dengan krayon hitam, kemudian Sha diminta untuk menimpanya dengan krayon warna putih. Jadilah awan kelabu. Anak bisa belajar perpaduan warna hitam dan putih menghasilkan warna abu-abu. Mamah juga bisa color mixing menggunakan cat warna.
  3. Mau menyelipkan pengetahuan seputar hujan mungkin? Boleh. Yang aku lakukan adalah mengenalkan awan mendung berwarna kelabu ketika hujan akan turun.
  4. Jika tidak ada dot stickers, bisa menggunakan potongan kertas kecil dan lem. Anak berlatih menempel manual.
  5. Tidak hanya seperti tetesan air hujan, dot stickers bisa disusun menyerupai berbagai bentuk. Dalam kesempatan lain, aku merancang agar dot stickers menghiasi bentuk payung, karena kami masih belajar seputar tema cuaca (lihat gambar di bawah).
  6. Supaya bisa dipakai ulang (reusable), kertas bisa dimasukkan ke dalam sheet protector. Selesai bermain, stiker bisa dilepas dan ditempelkan di tempat lain. Disini aku menggunakan map yang isinya kantong-kantong plastik gitu loh. Apa namanya yah? wkwk.. Ya itu deh as seen in the following picture.
belajar mengenal huruf lewat permainan
____________________

Begitulah cara simpel balita bisa belajar mengenal huruf lewat permainan. Dengan berbekal kertas, dot stickers dan stipo, Mamah sudah punya kegiatan bermain sambil belajar untuk main hari ini. Permainan ini tidak ribet untuk disiapkan kok. Paling-paling antara 5-15 menit. Serius. Alat dan bahannya juga mudah didapatkan di toko buku & alat tulis. 

Jangan lupa bagikan ide permainan ini lewat Facebook, Instagram, atau Whatsapp Mamah ya. Atau barangkali Mamah punya ide permainan lain untuk mengenalkan huruf pada balita, share juga dong di kolom komentar. 

Selamat mengajari anak mengenal huruf, Mah :)

Komentar

  1. memang harus seperti ini ya , biar cepat menangkap

    BalasHapus
  2. ternyata banyak cara mengajarkan anak....bermain sambil belajar.
    Tulisan Bermanfaat....

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir ke blog saya :)
Silahkan tinggalkan pertanyaan, tanggapan, atau sharing pengalaman serupa di kolom komentar.
Mohon tetap menjaga etika dan tidak meninggalkan tautan hidup.
Terima kasih :)

Popular Posts

Checklist Isi Tas Persiapan Melahirkan Caesar di Rumah Sakit

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Minggu ini, kehamilanku memasuki minggu ke-37. Sebenarnya HPL Baby No.3 ini masih sekitar pertengahan Januari. Tapi karena dia harus dilahirkan secara Caesar, maka operasi dijadwalkan 2 minggu lagi. Sambil menunggu hari-H, jangan sampai lupa, Mah! Ada satu hal penting yang harus dipersiapkan menjelang persalinan, yaitu mengepak tas untuk dibawa saat melahirkan ke rumah sakit. Pastinya kita tidak mau ada yang tertinggal saat menginap di rumah sakit kan. Sebaiknya isi tas persiapan melahirkan ini sudah dipersiapkan sekitar 2 minggu sebelum HPL, just in case si janin lahir lebih awal dari tanggal perkiraan. Saat melahirkan Caesar biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk tinggal di rumah sakit . Mamah harus  check-in sehari sebelum operasi untuk berbagai pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter anestesi. Umumnya Mamah sudah diperbolehkan pulang sehari setelah operasi , kecuali ada kondisi yang meng

BULLET JOURNAL INDONESIA UNTUK PEMULA: MONTHLY LOG

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Masih dalam rangkaian Tutorial Bullet Journal untuk Pemula, setelah Future Log dan Habit Tracker, sekarang ku akan berikan step-by-step cara membuat Monthly Log. Mumpung masih semangat tahun baru, moga-moga masih semangat bikin bullet journal juga yaaah. Let's get it ! MONTHLY LOG ADALAH ... Monthly Log jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Catatan Bulanan". Jadi Monthly Log adalah catatan jadwal acara, peristiwa, atau rencana kegiatan dalam sebulan . Awalnya memang begitu, tapi bukan Bullet Journal namanya kalau tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Kita bisa menambahkan fitur apapun yang kita butuhkan ke dalam Monthly Log. Misalnya, mau sekalian digabungkan dengan Habit Tracker atau mau menambahkan target bulan ini yang harus dicapai. Boleeeh.. Custom made ajah.. Baca juga: 5 Kunci Wujudkan Mimpi Finansial MONTHLY LOG DI BULLET JOURNAL BISA DIGUNAKAN UNTUK APA?

Karena Memaksakan ASI Eksklusif, Bayiku Jadi Kurang ASI

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza disini.. Adalah sebuah kebanggaan ya jika kita bisa menyusui bayi kita secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) bahkan menyediakan sertifikat lulus ASI untuk merayakan keberhasilan para ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Tak terkecuali, aku pun begitu mendamba berhasil memberikan hak ASI eksklusif anak ketiga ku, Baby El . Keistimewaan ASI Eksklusif ASI Eksklusif artinya memberikan hanya ASI kepada bayi, tanpa tambahan makanan padat atau cairan lainnya, termasuk air; dengan pengecualian oralit, atau vitamin atau obat dalam bentuk sirup. Bayi sebaiknya mendapat ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal. Hal ini dikarenakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama sudah terkandung dalam ASI , jadi bayi sehat tidak perlu mendapat asupan tambahan lainnya. ASI dapat melindungi dari