Langsung ke konten utama

Ide Permainan Untuk Balita Aktif #2: Loncati Hewan Buas

Assalamualaikum..
Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini..

blog banner artikel ide permainan untuk balita aktif

Permainan untuk balita kali ini berfokus pada kemampuan motorik kasar balita usia sebelum 36 bulan. Dalam KPSP (Kuisioner Pra Skrining Perkembangan) balita usia 36 bulan, salah satu poin indikator menyebutkan:

Letakkan selembar kertas seukuran buku di lantai. Apakah anak dapat melompati bagian lebar kertas dengan mengangkat kedua kakinya secara bersamaan tanpa didahului lari? 

Artinya, balita usia 36 bulan diharapkan bisa meloncat dengan kedua kaki paling tidak selebar buku.
Karena itulah, ku ajak Sha (usia 36 bulan per April 2020) melakukan sebuah permainan untuk melatih keterampilan meloncat. Apalagi di masa #dirumahaja seperti sekarang, permainan ini bisa membantu anak menyalurkan energinya.

Loncati Hewan Buas

Cocok untuk anak usia 1 - 3 tahun

Persiapan Bermain

Mamah bisa cari gambar hewan-hewan buas di Internet kemudian cetak di kertas A4. Kali ini aku ambil gambar 3 hewan buas: buaya, ular, dan macan.
Mamah juga bisa gambar sendiri kalau bisa.
Fotokopi sesuai kebutuhan.

Di rumahku, ada lorong kecil di depan kamar tidur.
Bariskan gambar hewan buas di lantai hingga "menutup jalan".
Mamah bisa minta si batita untuk membantu menjejerkan gambar di lantai.

permainan balita untuk melatih keterampilan meloncat

Cara Bermain dengan Balita

Sebelum disusun di lantai, tunjukkan gambar hewan-hewan buas pada balita.
Minta mereka menyebutkan nama hewan apa saja itu.
Mamah bisa menunjukkan bahwa hewan tersebut punya gigi dan cakar tajam yang menandakan hewan tersebut berbahaya.
Berlagaklah takut. Ini adalah poin yang penting sih menurutku, haha. Mamah harus bisa meyakinkan balita untuk berusaha menghindari gambar hewan buas tersebut.
Time for pretend play. Mamah dan balita bisa berpura-pura menjadi penjelajah hutan, atau tiba-tiba ada hewan buas masuk ke dalam rumah, atau apa pun. Buat sendiri cerita versi Mamah dan balita.
 

Minta balita untuk meloncat dengan kedua kaki untuk menghindari hewan-hewan buas tersebut.
Agar lebih menantang, Mamah bisa meminta anak untuk memindahkan barang dari ujung lorong ke ujung lainnya.
Mamah juga bisa meminta anak untuk mengambil hadiah setelah berhasil melewati rintangan sebagai motivasi.

permainan balita untuk melatih keterampilan meloncat

Salah satu pertimbangan penting dalam menentukan permainan anak adalah memastikan anak dapat melatih salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam tumbuh kembangnya lewat permainan tersebut.
Jangan sampai anak melewatkan milestones dan tertinggal tahap tumbuh kembangnya ya, Mah.

Selamat berloncatan dengan riang bersama anak, Mah.

Komentar

Reyne Raea mengatakan…
eh lucuuuu nih Mbaaa :D tapi printer saya rusak, jadinya nggak bisa ngeprint-ngeprint :D
Kayaknya menarik diganti benda lainnya ya, misal boneka, saya punya banyak boneka nih :D
Muna Fitria Hidayat mengatakan…
Boleh lah, Mbak. Kalo pakai boneka malah kayaknya bisa lebih real. Sayangnya ku tak punya banyak boneka, jadi pakai gambar. Kebalikannya kita yah, haha..
Tira Soekardi mengatakan…
wah unik juga ya permainannya,

Popular Posts

5 Life Hacks Sederhana untuk Memudahkan Hidup Orangtua

Assalamualaikum. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini. Definisi yang diberikan Merriam-Webster untuk life hack adalah: tips atau trik sederhana dan cerdas untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien. Demikian juga untuk life hacks  ini, aku menggunakan barang-barang sederhana untuk membantu menyelesaikan masalah yang biasa kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari sebagai Mamah. Y'all, p arenting life is hard; that's why we can make use of some life hacks. Setuju? Berikut ini beberapa life hacks  sederhana yang biasa aku lakukan, dan bisa Mamah coba lakukan juga. Life Hack #1: Dry Erase Sheet di Kulkas Dry erase sheet  yang aku maksud disini adalah media apapun untuk menulis : bisa papan tulis, atau kertas memo. Kebetulan yang aku pakai adalah kertas yang sudah dilaminating . Sebelumnya, aku bikin desain sederhana di aplikasi Canva, lalu aku print  dan laminating, sehingga bisa ditulisi dengan spidol dan dihapus. Kertas ini kemudian aku t...

Les Coding Anak Tidak Susah Kok; Ini Pengalaman Anakku Ikut Kelas Hacktivkidz

Assalamualaikum Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.  Alasan mendasar pengin mendaftarkan les coding anak buat Si Kakak, anak pertamaku, adalah karena gampang-gampang susah loh memilih aktivitas buat anak usia 11 tahun.  Aku pengin mencari kegiatan yang bisa jadi hobi dan kesibukan dia agar waktunya produktif, yang sesuai dengan minatnya, yang menantang, dan sekaligus yang bisa digunakan untuk mengasah keterampilan untuk karir di masa depan. Setelah selidik sana-sini, membandingkan ini-itu, dan musyawarah dengan Si Papah, alhamdulillah kami memutuskan bahwa kegiatan yang memenuhi semua kriteria di atas adalah BELAJAR CODING . "Hah? Coding ? Itu yang untuk membuat program komputer sama aplikasi hape itu kan? Belajar coding untuk anak apa engga terlalu susah?" I know.. I know..  Awalnya aku juga mikir gitu. Tapi setelah nyoba belajar di sekolah coding anak Hacktivkidz, kekhawatiran itu terpatahkan. Hacktivkidz by Hacktiv8 Hacktiv8 adalah lembaga pendidikan yang mem...

Alasan Menulis di Blog: Ingin Berbagi atau Sebagai Profesi?

Assalamualaikum..  Muna Fitria a.k.a mamahfaza disini.  Setelah tahu aku punya blog, banyak juga yang menanyakan kenapa aku menulis blog. “Kenapa enggak bikin vlog aja? Biar kekinian kayak Youtubers”, tanya mereka. Yah, tentu saja selain karena wajahku enggak menjual, berikut beberapa alasan aku memilih untuk menulis blog.  ALASAN MENULIS DI BLOG PERTAMA KALI Menjawab pertanyaan banyak orang Nah. Sudah terbukti kan. Artikel ini kutulis juga untuk menjawab banyaknya pertanyaan “Kenapa kamu nge-blog?” yang muncul. Karena aku menjumpai banyak pertanyaan di sekitarku, aku berasumsi bahwa diluar sana juga ada banyak orang yang bertanya-tanya soal ini. Bukankah sebagian besar dari kita dikit-dikit tanya Mbah Google. Ya kan?! Siapa tahu saat Bunga (bukan nama sebenarnya) sedang mencari tahu tentang sesuatu di Google, lalu ternyata artikel yang kutulis bisa membantu. Berfaedah bukan? Salah satu artikel pertama yang kutulis berjudul “ Baca Buku untuk Bayi - Gimana Caranya? ” Alasa...