Langsung ke konten utama

5 Life Hacks Sederhana untuk Memudahkan Hidup Orangtua (+ free printables)

Assalamualaikum.
Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.

life hack sederhana untuk orangtua

Definisi yang diberikan Merriam-Webster untuk life hack adalah:
tips atau trik sederhana dan cerdas untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien.
Demikian juga untuk life hacks ini, aku menggunakan barang-barang sederhana untuk membantu menyelesaikan masalah yang biasa Mamah hadapi dalam kehidupan sehari-hari sebagai orangtua. Y'all, parenting life is hard; that's why we can make use of some life hacks. Setuju?

Berikut ini beberapa life hacks sederhana yang biasa aku lakukan, dan bisa Mamah coba lakukan juga. 

Life Hack #1: Dry Erase Sheet di Kulkas

life hack sederhana untuk orangtua

Dry erase sheet yang aku maksud disini adalah media apapun untuk menulis: bisa papan tulis, atau kertas memo. Kebetulan yang aku pakai adalah kertas yang sudah dilaminating. Sebelumnya, aku bikin desain sederhana di aplikasi Canva, lalu aku print dan laminating, sehingga bisa ditulisi dengan spidol dan dihapus. Kertas ini kemudian aku tempel di pintu kulkas menggunakan magnet.

Selain bisa menuliskan menu hari ini di dry erase sheet tersebut, life hack sederhana ini bisa membantu Mamah menghemat uang loh. Pasalnya aku juga bisa menuliskan stok bahan makanan yang harus segera dihabiskan. Untuk Mamah yang biasa memasak di rumah pasti tahu. Terkadang ada sisa bahan makanan yang belum dimasak dan disimpan di kulkas sampai busuk atau layu. Ya kan?! Mungkin karena saking penuhnya kulkas sampai Mamah tidak tahu apa saja yang ada di dalamnya.

Bau 'sedap' apaan nih di kulkas? Eh ternyata ikan pindang dari minggu lalu yang sudah membusuk.
Atau giliran Mamah mau masak Telur Balado, eh ternyata cabe merah di kulkas udah kering.
Sayang kan akhirnya si ikan pindang busuk dan cabe merah kering harus terbuang menjadi food waste. Buang uang juga kan akhirnya.


Jika Mamah menyediakan dry erase sheet di dekat kulkas, Mamah bisa mencatat bahan makanan apa saja yang disimpan di kulkas. Mamah bisa melakukannya ...
  1. segera setelah memasukkan bahan makanan ke dalam kulkas, atau
  2. saat Mamah melakukan fridge purge (membersihkan kulkas).
Biasanya seminggu sekali, sebelum weekend, aku mengadakan inspeksi kulkas wkwkwk.. Aku lihat apa saja isi kulkas dan memilah mana yang harus segera dikonsumsi dan mana yang masih bisa disimpan lebih lama. Misalnya, aku lihat ada ikan pindang yang sudah mendekam beberapa hari di kulkas, nah berarti ini saatnya si ikan pindang dimasak. Setelah menuliskannya di dry erase sheet, Mamah jadi bisa memanfaatkan stok yang ada di kulkas untuk menu masak selanjutnya.

Kalau Mamah mau printable "Menu Hari Ini" seperti dry erase sheet punyaku, silahkan download gratis disini.

Life Hack #2: Taruh Spidol di Dekat Kulkas

life hack sederhana untuk orangtua

Masih berkaitan dengan sebelumnya, meletakkan spidol di dekat kulkas tentu saja untuk memudahkan menulis di dry erase sheet. Selain itu, life hack sederhana ini juga dapat membantu mencegah terbuangnya makanan atau minuman. Bagaimana bisa?

Tanggal kadaluarsa memang sudah tertulis pada kemasan makanan dan minuman. Namun untuk produk seperti susu UHT, misalnya, harus dihabiskan dalam 3 hari setelah kemasan dibuka. Begitu juga dengan susu formula yang umumnya disarankan untuk segera dihabiskan maksimal 3 minggu setelah segelnya dibuka. Untuk inilah keberadaan spidol di dekat kulkas diperlukan, yaitu untuk menuliskan tanggal atau hari kemasan dibuka.

Selain itu, obat dalam bentuk sirup juga harus dibuang dalam waktu 2 minggu s.d. 2 bulan setelah pertama kali digunakan loh meskipun expiry date-nya masih lama [1]. Waduh. Gimana tuh efek sampingnya kalau minum obat atau susu kadaluarsa? Siapa sangka life hack sederhana seperti ini bisa menyelamatkan kesehatan kita juga.


Life Hack #3: Poster Aturan Main Gadget

life hack sederhana untuk orangtua

Anak-anak susah dilepaskan dari gadget, Mah? Sama. Tapi kita bisa kok mengendalikan waktu yang mereka habiskan di depan layar (screen time). Cara membuat aturan main gadget sudah aku tuliskan selengkapnya di artikel ini ya. Di artikel tersebut, Mamah juga bisa unduh gratis poster aturan main gadget seperti yang tampak di gambar. Setelah dicetak dan dilaminating, poster ini bisa diletakkan di dekat TV atau di tempat anak-anak biasa main gadgets (di dekat colokan, misalnya, wkwkwk..) 

Kalau Mamah perhatikan, ada kotak-kotak kecil kan di poster aturan main gadget punya Si Kakak di atas. 1 kotak itu mewakili waktu 30 menit. Jika Si Kakak sudah menghabiskan waktu setengah jam untuk nonton Youtube di HP, misalnya, 1 kotak dicentang. Dalam 1 hari, Si Kakak diperbolehkan menghadap layar maksimal 2 jam. Saat semua kotak sudah dicentang artinya jatah screen time Si Kakak sudah habis dan harus menunggu sampai besok untuk bisa main gadget lagi. Dengan begini, Alhamdulillah waktu anak di depan layar bisa terkendali, Mah.

Life Hack #4: Wadah Kaset untuk Phone Stand

life hack sederhana untuk orangtua

Anak siapa yang kalau lihat HP sampe kayak begini? ((angkat tangan)) Aduh. Enggak bagus ya, Mah, buat kesehatan mata anak. Idealnya, jarak antara mata dengan layar adalah sekitar 50 cm [2] supaya tidak menyebabkan gangguan pada mata. Tapi ini tidak mungkin terjadi kalau anak nonton HP sambil dipegang seperti ini. Jangan khawatir. Ada life hack sederhana yang bisa mewujudkannya.

Mamah bisa menggunakan phone stand atau phone holder untuk menyangga HP dari jarak jauh. Namun ada barang yang bisa digunakan sebagai pengganti phone holder jika Mamah belum sempat beli (atau tidak mampu, wkwkwk..): wadah kaset. Yes. Kebetulan di rumah ada banyak banget koleksi kaset lawas almarhum Bapak Mertua. Aku ambil satu untuk dijadikan phone stand seperti ini.


Dengan HP diletakkan pada phone holder seperti ini, anak bisa melihat layar dari jarak yang sehat untuk matanya. Aku beri pengertian pada Si Balita bahwa HP-nya harus selalu diletakkan di situ setiap kali dia mau nonton. Begitu juga saat dia mau ganti video, HP harus tetap berada di tempatnya. Satu hal lagi yang perlu diingat, Mah. Anak seusia Shafiya harus terus berada dalam pengawasan dan pendampingan ya selama menikmati konten dari internet seperti ini.


Life Hack #5: Laundry Net untuk Mencuci Kaos Kaki


Siapa nih yang suka kehilangan kaos kaki di mesin cuci? (((angkat tangan)))
Kaos kaki di rumahku seriiing banget hilang sebelah. Kaos kaki sekolah Si Kakak, kaos kaki Si Papah, apalagi kaos kaki balita dan bayi yang ukurannya mungil. Terkadang ketemu di kloter cucian selanjutnya; terkadang tersangkut di filter mesin cuci; terkadang hilang untuk selamanya, entah kemana perginya.

Nah untuk mencegah bertambahnya populasi kaos kaki jomblo di rumah, aku pakai laundry net. Caranya: aku gantung laundry net di dekat mesin cuci. Saat ada kaos kaki kotor, langsung aku masukkan ke dalam laundry net. Nanti saat waktunya mencuci, aku tinggal tutup laundry net dan aku masukkan ke dalam mesin cuci. Saat menjemur pun kaos kaki tetap aku biarkan di dalam laundry net. Dengan demikian, kaos kaki akan tetap bersama pasangannya sepanjang perjalanan dicuci sampai masuk lemari.
____________________

Demikianlah 5 life hacks sederhana yang bisa Mamah lakukan untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari di rumah. Semua life hacks simpel ini sudah aku praktekkan sendiri di rumah dan memang bisa banyak membantu loh. That's why aku berani merekomendasikannya pada Mamah sekalian.

Kalau Mamah, punya life hacks andalan apa nih yang biasa Mamah lakukan? Kasih tahu di kolom komentar. 
Please share juga ke para Mamah lain yang bisa memanfaatkan life hacks simpel untuk orangtua ini.

Selamat mencoba life hacks sederhana ini, Mah!

Sumber bacaan:
[1]https://health.kompas.com/read/2020/04/13/180100668/setelah-obat-sirup-dibuka-masa-kedaluwarsanya-berubah-begini
[2] https://www.ican-education.com/berita-event/tips-tricks/cara_menjaga_kesehatan_mata_di_depan_komputer

Komentar

  1. Aku mau coba wadah kaset itu ah untuk dirumah, biar enak nonton gak perlu megang hape sampai panas tangan, dan untuk anak anak juga mesti dibuatin juga ni biar nonton gak perlu dekat dekat. makasih kak tips nya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama :)
      Sebenarnya phone stand banyak dijual sih. Cuman karena banyak tumpukan kaset lawas di rumah, jadi mendingan reuse wadah kaset itu aja daripada beli, hehe.

      Hapus
  2. Bener-bener membantu ya life hack ini memudahkan kita jadi gak perlu cari-cari lagi barangnya. Kalau aku simpan remote AC di dinding gitu pakai tempatnya atau dipakein tali biar gak lupa naruh :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah. Kalau remote TV masih sering nyelempit sih karena belum disediakan tempatnya khusus, hahaha.. Setiap mau nyalain TV selalu teriak, "Remotenya dimanaaa?"

      Hapus
  3. Mengontrol penggunaan gadget bagi anak nih masih PR banget buatku. Susah banget rasanya mengendalikan bocah main hape tu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah. Bener sih, Kak. Kalau kitanya enggak konsisten dan "keras kepala" waduh bisa anak terus yang pegang kendali.

      Hapus
    2. Nah betul. makanya sejak kecil mungkin dibiasakan dengan hal lain kali ya. DIbantu dengan life hacks sederhana akan lebih mantul nih...

      Hapus
  4. Wadah kaset! Ahahaha....kenapa nggak kepikiran ya? Di rumah banyak tuh, punya bapak alm. Kasetnya udah nggak bisa diputer. Tapi wadahnya masih bisa dimanfaatkan ya ternyata. Bukan soal nggak punya uang, tapi recycle, reuse, reduce :)

    BalasHapus
  5. Asik asik.. jadi punya ide bikin bikin tempelan buat kulkas, ya Allah kayaknya berguna banget buat pengingat. Keseringan buang sayur busuk juga hikz... Makasih mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener. Sayuran biasanya yang lebih cepat layu. Apalagi kalau cara penyimpanannya kurang tepat.

      Hapus
  6. Life hack ini bisa dibilang kreatif banget ya...btw saya selalu pusing mbak setiap kali mencari kaos kaki si kakak yang hilang. Entahlah bagaimana si kakak melempar hingga hilang begitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kaos kaki memang ditakdirkan hidup berpasangan tidak lama atau gimana ya? Haha.

      Hapus
  7. Wow hasilnya bener-bener efisien ya. Kalo saya selalu taro kertas catatan dan pulpennya sekalian di dekat kulkas, biar si nyonya kalo mau catat sesuatu jadi lebih mudah.

    Boleh juga tuh wadah kaset tape, tapi sekarang udah langka ya...

    Very nice info

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya bener. Bisa juga pakai pulpen dan kertas memo.

      Hapus
    2. Makanya saya beli note segepok, biar awet hehehe

      Hapus
  8. inspeksi kulkas ini, sepertinya pekerjaan mudah, hanya saja musti disiplin ya Kak :)
    Di rumah kami, jarang banget ngebersihin kulkas kalau ngga pas longgar, juga kalau pas ngga ada bau2 aneh. ahahha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. (((ada bau2 aneh))) haha. Ya ampun paling sebel kalau udah gitu. Pasti makanan/minuman lainnya yang ada di kulkas jadi terkontaminasi baunya.

      Hapus
  9. Ihhhh... Suka sama ide-ide nya mbak. Sangat membantu ini untuk para orangtua. Semakin senja usia kan kemampuan tubuh juga berkurang .Jadi bisa membantu mereka secara tidak langsung.

    Yang tempelan tulisna di kulkas itu aku paling suka. Mau cobain ya. Terima kasih tips nya ������

    BalasHapus
  10. aku wes ndak punya kaset mbak, hahaha

    untuk life hacks yang pertama juga baru terpikirkan olehku
    penting banget menghbaiskan sayuran di dalam kulkas
    tapi kemarin2 aku gak negur ibu, gak punya kuasa aku eee, haha
    ntar disuruh ngabisin makananya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya. Terutama sayuran itu kan cepet layu ya. Apalagi kalau cara menyimpannya kurang tepat. Sayang kan?!

      Hapus
  11. wah sangat lifehack banget hidup mbak, salut aku. Nanti aku praktekin juga deh ke keluarga ku nanti hehe semoga lifehacknya aku bisa niru yaa

    BalasHapus
  12. OK juga ni life hak nya. Jujur, aku baru tahu dengan hal sederhana seperti ini lho kak. Hehe. Patut dicoba nih.

    BalasHapus
  13. Oh My God ini sangat bermanfaat sekali. Kereen. dan saya baru terfikir tuh si anak nonton pake phone stand. thankyou ya. Nice artikel.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selama ini anak sering nonton hape sambil dipegang gitu kan? Biasanya makin lama, ngeliatnya makin deket.. makin deket.. padahal kan cahaya layar hape enggak bagus buat mata.

      Hapus
  14. Keren banget semua life hacknya, makasih ya mencerahkan sekali :)
    Udah lama mau bikin yang nomor 1 catatan isi kulkas, tapi lupa melulu...

    BalasHapus
  15. yaaa ampunnn kreatifnyaaa mbakkkk, dry erase nya keren bgt, iya ya,, kan plastik laminating jadi bisa dihapus spidolnya hihi,,, gudddddddd

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi. Di rumahku, dry erase sheet nya kertas laminating semua haha.

      Hapus
  16. wah iyaaa, wadah kaset bisa buat phone stand yaaa.. eh tapi aku nggak inget apakah aku masih nyimpen kaset lamaaa. hihi. Makasi life hacknya yaaa, berguna banget niiih

    BalasHapus
  17. Wah bener semua ini tipsnya. Terutama kaos kaki. Akhir-akhir ini semakin banyak kaos kakiku yang jomblo, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sedih kan. Jadi beli kaos kaki terus gegara ilang sebelah semua.

      Hapus
  18. Ya ampun, wadah kaset yaa...bener tuh, untuk jadi stand hp. Saya punya banyak dulu. Tapi lupa pas beberes disimpan di mana sama ibu. Disimpan baik-baik sih, saking baiknya, sampai lupa di mana tempatnya hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Disimpan sampai jadi harta karun. Kalau mau nemuinnya harus pake peta. hahaha..

      Hapus
  19. ga kepikiran juga ada life hack kayka gini, biasanya emang klo cewek selalu berinovasi haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesungguhnya ini adalah buah hasil frustasi haha.
      Sebel masalahnya gitu2 terus. Akhirnya emang harus diakalin biar gak ruwet2 amat.

      Hapus
  20. Lifehack yang briliant menurutku itu mencuci kaos kaki di laundt net hahaha soalnya sering banget kaos kaki kehilangan pasangannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kan banyak juga kan kaos kaki yang jadi jomblo setelah dicuci. Kemana sih ngilangnya? Heran banget. Misteri yang belum terjawab haha.

      Hapus
  21. Ok juga ya mba. Terutama catatan di kulkas itu. Soalnya suka lupa sama stok tuh. Makasih life hacknya, berguna banget

    BalasHapus
  22. life hack saya banyak kayaknya apalagi pas waktu kuliah atau kerja dari rumah kayak gini hehe, semuanya dibuat catatan kecil untuk memudahkan, termasuk barang-barang yang bisa mensupport kelancaran kerja sebagai pengingat, semisal nandain kalender, nyimpan buku dan alat tulis lebih dekat di meja, menu makanan untuk setiap harinya. memang useful banget mba dengan menerapkan life hack ini

    BalasHapus
  23. Wah makasih life hacknya. Poin yang ngena itu soal makanan di kulkas. Saya justru yang sering lupa punya bahan apa aja di kulkas. Eh tau-tau udah kadaluwarsa. Terakhir lupa kalau masih punya satu botol Yakult di kulkas. Hiks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah. Sayang banget. Iya ya? Yakult kan cuma tahan beberapa hari saja ya?

      Hapus
  24. Sudah saya coba hajpir semuanya di rumah, hanya yang memberi tanggal pada produk suka terlewat.. mestinya ada spidol di mana mana ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener. Di rumah saya, spidol sama gunting yang harus ada dimana-mana. Haha.

      Hapus
  25. Wah makasih sekali mbak atas tipsnya, jika diterapkan pasti sangat membantu sekali. Nanti saya mau lakukan tips ini, biar pekerjaan rumah jadi lebih ringan.

    BalasHapus
  26. Wah idenya boleh juga nih, tulis menu makanan di tempel di kulkas.. jadi saat ada ide, gak kelupaan. Thanks sharingnya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang males juga kan ya ditanyain orang serumah satu-satu "Makannya apa?" Kalau ditulis gini mah enak kan gak usah jawab haha..

      Hapus
  27. woaaaa... life hack nya keren banget mbak. Bisa rapi & tertib gitu ya anak2. aku juga mau bkin ah buat aktivitas harian juga hal2 yg butuh dihandel cepet. Sebagai reminder aja, karena saya orgnya kan pelupa parah ahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya bener. Salah satunya bisa digunakan untuk to-do list harian. Aku tulis di kertas laminating seperti di atas, bukan di planner. Jadi bisa langsung kelihatan dan (semoga) enggak lupa.

      Hapus
  28. Wah inspiratif nih yang wadah kaset..kok bisa sampai situ ya pemanfaatnnya kerenn lho..kalau sy jg sama untuk kulkas pasti ada spidol yg digantung di handle kulkas tujuannya buat nanggalin makanan hehehe jadi ga ada yang mubazir kebuang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Spidol sama gunting harus ada dimana-mana hahaha..

      Hapus
  29. wah ini bagus banget diterapkan

    BalasHapus
  30. Seru juga ya ide life hacks-nya mudah diterapkan. Btw jadi inget, aku punya koleksi kaset jadul, ternyata bisa buat phonestand ya. Ntar kalo pulang kampung ambil satu ah, semoga ga lupa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya juga life hacks. Pastinya yang gampang tapi bisa banyak membantu, hehe.

      Hapus
  31. Waduuuuh aku nyesal ga nyimpen 1 pun wadah kaset :D. Itu mah udah Babay semua sejak aku msh kuliah mba. Kalo tau bisa utk stand nya hp, aku ga buangin hahahahaha. Berguna jugaa yaa :D.

    Banyak life hacknya yg bisa aku tiru. Tp kalo yg kulkas, aku memang jrg catet, Krn si mba biasanya belanja harian :D. Jd jrg nyisa di kulkas :D. Soalnya pasarku Deket sih, makanya LBH seneng belanja harian aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kaget nih nemu selemari penuh kaset lawas. Eh ternyata bisa di re-use jadi phone stand. Hahaha..

      Meskipun belanja harian, kadang masih ada aja bahan makanan yang enggak langsung habis. Biasanya karena jarang dipakai atau cuman dipakai sedikit2. Misalnya, kembang kol sama kubis. Belinya harus sebonggol, padahal enggak butuh sebanyak itu.

      Hapus
  32. Dry erase sheet nih perlu banget di coba mbak. Kreatif banget, kmrn bikin dry erase sheet cuma buat anak bljr nulis aja, ga kepikiran buat bikin to di list jg.

    Eh ada wadah kaset juga. Ini ga kepikiran karena ga ada barangnya, di rumah ortu masih bnyk bgt nih kaset2, aku mh udha ga ngoleksi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dry erase sheet di rumahku pake kertas dilaminating semua, haha.. Ada yang buat habit tracker anak, untuk mencatat tugas sekolah, daily to-do list punyaku, dlsb.

      Hapus
  33. waaww, keren banget nih life hacknya kreatif 😍
    nggak pernah kepikiran tempat kaset itu bisa jadi phone stand hihi boleh lah dicoba
    makasih life hacknya mbaaak semoga besok-besok ada lagi hehe

    BalasHapus
  34. Astagaaa wadah kaset
    Kayaknya kaset2 lama udah ku buang deh karena udah gak kepake. Trus sekarang nyesel dong aku. Padahal bisa dimanfaatkan ya. Sekaligus buat nostalgia haha
    Btw makasi ide2 kreatifnya mbak. Bermanfaat sekali

    BalasHapus
  35. Phone Stand dari wadah kaset bekas boleh juga ya :D bagus jadinya dan tentunya gak perlu mengeluarkan banyak uang

    BalasHapus
  36. idenya bagus bikin poster biar anak-anak g kelamaan main gadget, bisa ditiru ini mbak di rumah hehe

    BalasHapus
  37. Pengalaman pertama soal stok makanan yang harus dihabiskan itu bener banget mba. Kadang ada printilan makanan nyelip di kotak yang gak transparan, trus lupa dimakan atau lupa diolah. Tahu-tahunya pas dibuka jeng jeng jeeeeeng. Wkwkwk.

    Ide phone holdernya juga keren mba. Saya juga punya banyak koleksi kotak kaset nih. Terima kasih ide-ide cemerlangnya ya mba.

    BalasHapus
  38. Wah, makasih banget idenya mbak. Mantap ya memanfaatkan barang yang gak kepikiran buat dipake lagi, kayak phone holdernya itu. beneran gak kepikiran kotak kaset bisa dijadikan penahan handphone

    BalasHapus
  39. Wah, cucok nih buat Emak pelupa kayak saya. Selain kaos kaki sepertinya perlu juga menyediakan tempat khusus untuk masker kotor. Biar nasibnya gak ilang-ilangan terus kayak si kaus kaki, haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hnah! Bener. Selain kaos kaki, masa pandemi gini juga bisa dibuat ngumpulin masker kain kotor. Karena kalo udah tercampur dengan yang lain, bisa terselip, dan enggak tercuci. Padahal butuh masker pengganti.

      Hapus
  40. Idenya mantap euyy, barang bekas jadi sesuatu yang berguna ya ,itu tempat kaset bisa buat hp ya.
    baru tau dari pada beli2 baru ya, mending seperti ini sederhana dan bisa hemat juga ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Memanfaatkan barang yang ada saja daripada beli baru.

      Hapus
  41. mantap sih ini tekniknya...bisa membuat anak-anak lebih menghargai waktu dan disiplin. Tapi kalo untuk saya mungkin "life hack" ini kayaknya gak cocok deh untuk saya yang penuh kebebasan :) hahaha

    BalasHapus
  42. good ide tuh yang soal kaos kaki, selalu berceceran dan ujung-ujungnya kebuang karena pasangannya entah kemana hahaha, thanks loh life hacksnya langsung dipraktekkin niih

    BalasHapus
  43. lucu banget wadah kaset jadi stand hp, aku kayanya mau nyoba, tapi kaset mana ya yang harusku korbankan? semua koleksi kasetku full of memories semua, hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. ciyeee.. kaset2 apa aja nih, Kak?
      ini juga cuma aku ambil yang isinya random wkwkwk

      Hapus
  44. Keren keren nih idenya.
    Iya nih aku tuh sering banget kehilangan sebelah kaos kaki, bukan kehilangan sih sebenarnya ya, cuma keselip entah ke mana. Jadi mau meniru bikin laundry net juga buat kaos kaki

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keselip entah dimana, tapi gak balik2, Kak wkwkwk.

      Hapus
  45. Yang Laundry net itu penting banget ya Mbak, menjaga agar populasi kaus kami yang menjomblo berkurang hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, ampe typo saya, kaus kaki terketik kaus kami deh ^^

      Hapus
    2. Bener. Hitungannya jadi hemat uang juga loh. Karena kalo kaos kaki jomblo semua kan pasti beli lagi, beli lagi.

      Hapus
  46. Kasihan kaus kaki jomblo Kak nggak akan pernah nemuin pasangannya selamanya hiks hiks hiks.. apalagi kalau ternyata udah nyangkut di putaran mesin akibatnya jadi rusak deh mesin cucinya.. abis tuh buru-buru panggil tukang service.

    BalasHapus
  47. life hack bermanfaat banget, jadi bisa mereduce barang-barang yang ga terpakai jadi barang bermanfaat menurutku sepertiwadah tempat kaset misalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Memanfaatkan barang yang ada saja daripada beli baru.

      Hapus
  48. Yg inspeksi kulkas ini mauu banget tapi apalah daya males mengalahkan segalanya hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha. can relate. untungnya kulkasku kecil, cuma 1 pintu, jadi ya tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

      Hapus
  49. Yang dre-sheet itu mau dicoba ah, kadang Mamaku sering lupa milah bahan juga mkwkwk. Bahkan aku sering masukin susu kotak ke kulkas dan lupa nggak lanjut diminum. Thanks life hack-nya ya mbak Muna

    BalasHapus
    Balasan
    1. aw.. sayang kan ya kebuang jadinya. coba juga deh :)
      it's my pleasure, Kak.

      Hapus
  50. Tipsnya keren banget, buat penyangga hp mungkin aku harus cari ide yg laindeh, soalnya wadah kaset gak punya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Posts

Checklist Isi Tas Persiapan Melahirkan Caesar di Rumah Sakit

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Minggu ini, kehamilanku memasuki minggu ke-37. Sebenarnya HPL Baby No.3 ini masih sekitar pertengahan Januari. Tapi karena dia harus dilahirkan secara Caesar, maka operasi dijadwalkan 2 minggu lagi. Sambil menunggu hari-H, jangan sampai lupa, Mah! Ada satu hal penting yang harus dipersiapkan menjelang persalinan, yaitu mengepak tas untuk dibawa saat melahirkan ke rumah sakit. Pastinya kita tidak mau ada yang tertinggal saat menginap di rumah sakit kan. Sebaiknya isi tas persiapan melahirkan ini sudah dipersiapkan sekitar 2 minggu sebelum HPL, just in case si janin lahir lebih awal dari tanggal perkiraan. Saat melahirkan Caesar biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk tinggal di rumah sakit . Mamah harus  check-in sehari sebelum operasi untuk berbagai pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter anestesi. Umumnya Mamah sudah diperbolehkan pulang sehari setelah operasi , kecuali ada kondisi yang meng

BULLET JOURNAL INDONESIA UNTUK PEMULA: MONTHLY LOG

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Masih dalam rangkaian Tutorial Bullet Journal untuk Pemula, setelah Future Log dan Habit Tracker, sekarang ku akan berikan step-by-step cara membuat Monthly Log. Mumpung masih semangat tahun baru, moga-moga masih semangat bikin bullet journal juga yaaah. Let's get it ! MONTHLY LOG ADALAH ... Monthly Log jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Catatan Bulanan". Jadi Monthly Log adalah catatan jadwal acara, peristiwa, atau rencana kegiatan dalam sebulan . Awalnya memang begitu, tapi bukan Bullet Journal namanya kalau tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Kita bisa menambahkan fitur apapun yang kita butuhkan ke dalam Monthly Log. Misalnya, mau sekalian digabungkan dengan Habit Tracker atau mau menambahkan target bulan ini yang harus dicapai. Boleeeh.. Custom made ajah.. Baca juga: Cara Membuat Bullet Journal untuk Pemula: Habit Tracker MONTHLY LOG DI BULLET JOURNAL BISA

CARA MEMBUAT BULLET JOURNAL UNTUK PEMULA: HABIT TRACKER

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza di sini.. Kita semua perlu punya kebiasaan baik yang berfaedah dalam hidup. Kalau sampai sekarang masih belum punya, berarti kita harus pilih satu kebiasaan baik yang ingin kita lakukan dan mulai menanamkannya sampai jadi rutinitas. Nah, habit tracker bisa membantu proses ini. Kita bisa menuliskan kegiatan apapun yang kita ingin rutinkan dan catat untuk memantau bisakah kita istiqomah. Misalnya, ingin rutin menghindari makan gorengan demi menghindari kolesterol? Tulis di habit tracker dan mulai wujudkan. HABIT TRACKER ADALAH...  " Habit Tracker " diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti " Pencatat Kebiasaan ". Lalu kenapa kita harus mencatat kebiasaan ( tracking habits )? Penggagas Bullet Journal, Ryder Carroll, dalam salah satu videonya menyampaikan bahwa Habit Tracker adalah salah satu cara sederhana untuk membuat diri kita lebih berkomitmen untuk merutinkan suatu kebiasaan bai