Langsung ke konten utama

8 Cara Mengajarkan Anak Menjadi Pemberani, Bisa Lewat Lagu

Assalamualaikum
Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini

lagu anak Hoala & Koala mengajarkan anak menjadi pemberani

Kalau gadis kecil ini, perkenalkan, namanya Hoala. 

Suatu malam, Hoala tiba-tiba terbangun dari tidur. Ayah Hoala yang kaget langsung berlari menghampiri. Ayah masuk ke kamar Hoala untuk mengecek keadaannya. Ayah Hoala menyalakan lampu kamarnya.

Ternyata Hoala bermimpi buruk! Dia takut pada hewan-hewan buas yang mengintip dari balik tempat tidurnya. "Ada rubah ngintip.. ngintip.. ngintip..", katanya.

Normalkah?

Apakah normal jika anak seusia Hoala takut pada mimpi buruk?

Tentu saja. Mengalami ketakutan adalah bagian dari perkembangan anak. Agar bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang cakap, anak-anak perlu mempunyai pengalaman menangani rasa takut.

Waduh. Lalu bagaimana dong? Padahal kan setiap orangtua pasti ingin mengajarkan anak menjadi pemberani.

Mempunyai ketakutan bukan berarti anak menjadi penakut. Mengatasi rasa takut adalah sebuah keterampilan yang bisa diasah kok, Mah. Anak akan makin mahir mengalahkan rasa takutnya jika dia  terus berlatih.

Sebelum mengajarkan anak menjadi pemberani, kita cari tahu dulu yuk apa yang sebenarnya membuat anak takut.

Apa yang anak takuti?

Semua anak memiliki ketakutan masing-masing, namun anak pada rentang umur yang sama umumnya takut akan hal yang sama pula.

Seperti halnya Hoala, mimpi buruk mulai sering dialami anak usia 4-6 tahun. Pasalnya, anak seusia ini belum bisa membedakan fantasi dengan realita. Mereka menganggap sosok seram dalam imajinasi atau mimpi mereka adalah nyata.

hoala koala lagu anak mengajarkan anak menjadi pemberani
Si Rubah yang ngintip Hoala tidur

Berikut adalah hal-hal yang umumnya ditakuti oleh anak-anak berdasarkan periode usia yang lain.

Usia 5-12 bulan. Benda yang datang mendekat dan suara mengejutkan dapat membuat bayi pada usia ini merasa takut. Mereka juga bisa merasa was-was terhadap orang asing.

Usia 1-3 tahun. Separation anxiety dapat menjadi sumber ketakutan batita. Mereka takut ditinggal sendirian. Mereka masih sangat bergantung pada orangua.

Usia 4-6 tahun. Selain mimpi buruk, kebanyakan balita juga takut kegelapan. Karenanya, waktu tidur malam bisa menjadi waktu yang menegangkan bagi balita. Ada apa itu di bawah tempat tidur yang gelap? Suara apa itu dari dalam lemari?

Usia 7 tahun. Anak-anak di usia ini mulai takut akan bahaya yang bisa mengancam kehidupan mereka, misalnya bagaimana jika terjadi bencana alam, atau kecelakaan, atau kejahatan? Biasanya ketakutan ini dipengaruhi oleh tontonan di TV atau film.

Usia 8-9 tahun. Muncul kekhawatiran akan kehidupan sekolah, seperti tugas-tugas, nilai ulangan, dan pergaulan dengan teman.

Usia 10-12 tahun. Seringkali anak seusia ini takut ketinggian, pada anak yang lebih tua, mendapat nilai jelek, dan jika orangtua marah.

Bagaimana mengatasinya?

Setelah mengenali apa yang membuat anak takut, barulah bisa mengatur strategi untuk mengajarkan anak menjadi pemberani dan mengatasi rasa takutnya. Berikut beberapa caranya:

Biasakan bertemu orang asing. Untuk bayi di bawah 1 tahun, bantu bayi 'berkenalan' dengan orang selain pengasuhnya. Ajak bayi bertemu beragam orang sambil terus mendekapnya dalam gendongan agar bayi merasa aman. Lambat laun, orang-orang tidak akan lagi terasa asing bagi bayi.

Latihan perpisahan. Mamah dapat melatih batita agar terbiasa terpisah dari Mamah. Tinggalkan batita sebentar sambil bilang, "Kamu tunggu disini ya. Sebentar lagi Mamah balik."

Saat kembali, berikan pelukan dan senyuman. Katakan, "Terima kasih sudah menunggu." Dengan begini, batita belajar bahwa Mamah akan selalu kembali setelah meninggalkannya.

Tenangkan anak. Saat anak sedang ketakutan, berikan pelukan agar anak merasa aman karena ada orangtua di sisinya untuk melindunginya. Juga berikan kata-kata yang menenangkan seperti kata Ayah Hoala dalam lagu anak Hoala & Koala "Rubah Ngintip" ini. 

Bicarakan dengan anak. Jika anak sudah bisa bicara, bantu anak untuk mengutarakan perasaannya. Seperti Hoala yang mengungkapkan ketakutannya dengan nyanyian "Ada rubah ngintip.. ngintip.. ngintip.." Dengarkan anak dengan tenang dan tidak menghakimi atau menyangkal.

Ritual sebelum tidur. Untuk anak yang takut kegelapan, lakukan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan. Bacakan cerita, nyanyikan lagu, atau berdoa bersama.

Batasi paparan konten menyeramkan dari gambar, video, film, atau buku. Bacaan atau tontonan tersebut dapat menumbuhkan ketakutan.

Hadapi rasa takut. Dampingi anak untuk perlahan menghadapi rasa takutnya. Misalnya, sama-sama periksa apakah ada monster di bawah tempat tidurnya. Dengan begitu, anak akan tahu sendiri bahwa sebenarnya tidak ada yang perlu ditakutkan.

Persiapan matang. Bantu anak untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi tantangan seperti tes, tugas sekolah, atau pertunjukan. Yakinkan anak bahwa Mamah percaya mereka bisa melakukannya.

Hoala dan Koala

lagu anak hoala koala mengajarkan anak menjadi pemberani

Nah. Perkenalkan. Kalo ini, keluarganya Hoala. Ada Ayah dan Ibu, juga Koala.

Hoala dan Koala ini adalah sepasang sahabat yang senang bernyanyi. etapi bukan cuma mereka berdua, yang lain juga bisa bernyanyi dengan merdu kok. Sudah dengar suara Ayah Hoala di lagu "Rubah Ngintip" tadi? Beda tipis kan ya sama Ardhito Pramono. wkwkwk.

oiya btw kalian sudah dengar sendiri kan lagu "Rubah Ngintip" di atas? How crazy that is.

Lagu anak bergenre jazz? Wow. Cuman Hoala & Koala yang punya. Selain jazz, dan children pop tentunya, mereka juga punya lagu anak dengan genre big band, swing, J-Pop, sampe musik etnik.

Selain genre, alat musik yang digunakan pun beragam. Bahkan banyak instrumen yang tidak biasanya dipakai dalam pembuatan lagu anak, seperti saxophone, terompet, double bass, trombon, klarinet, cello, dan harpa. Tak ketinggalan instrumen etnik khas Indonesia seperti gamelan dan angklung.

Lagu-lagu anak Hoala & Koala memang digarap serius. Sejumlah musisi internasional pun dilibatkan dalam pengerjaan aransemen musik Hoala & Koala.

Sang kreator Hoala & Koala punya mimpi besar untuk membuat lagu anak-anak naik level, berkelas, berkualitas, sehingga bisa membangun kembali kejayaan dunia musik anak-anak yang sempat lesu selama bertahun-tahun.

Lagu-lagu anak Hoala & Koala bisa ditonton di channel Youtube Hoala & Koala - Lagu Anak-anak Indonesia, juga bisa didengarkan di Spotify Hoala & Koala. Sudah ada 6 album dengan 54 lagu yang bisa menyemarakkan hari-hari anak.

Selamat bernyanyi bersama Hoala & Koala, Mah :)

Sumber:

Lyness, D'Arcy. 2018. Normal Childhood Fears. https://kidshealth.org/en/parents/anxiety.html [diakses tanggal 16 Oktober 2010]
Helping Kids Get Over Their Fears. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=helping-kids-get-over-their-fears-1-570 [diakses tanggal 16 Oktober 2010]

Komentar

  1. Wow, keren banget ya hoala koala ini... Genre musiknya beragam, alat musiknya juga bervariasi... Coba cek di youtube dan spotify ah... Bisa menghibur sekaligus menambah wawasan anak-anak ya...

    BalasHapus
  2. Betul juga ya. Setiap usia itu ada masa bawaannya sendiri-sendiri. Dan itu bisa kita arahkan kalau tahu kuncinya...
    Ternyata dengan mendengarkan musik dan lagu, bisa berdampak besar ya untuk tumbuh kembang anak. Terimakasih informasinya

    BalasHapus
  3. Bagus banget konten channel Youtube Hoala dan Koala ini. Selain asli buatan Indonesia, ternyata lagu-lagunya enak banget didengar. Tinggal kualitas animasi mungkin ya Kak, supaya makin seru ditonton anak-anak.

    BalasHapus
  4. Mengajarkan sesuatu kepada anak, selain lewat cerita, juga lewat lagu. Dan ini keren ya, Mbak. Sangat membantu sekali referensi lagu anak-anak yang semakin sedikit. Apalagi ada tokoh sentralnya dan beragam jenis musik.

    BalasHapus
  5. Ternyata Hoala dan Koala tidak hanya mengajarkan syair lagu anak-anak ya mba.
    Banyak pelajaran lain yang dapat dipelajari, salah satunya mengajarkan anak jadi pemberani tanpa merasa didikte oleh kita orangtua.

    BalasHapus
  6. Hoala Koala jadi penyejuk nih untuk mencari referensi lagu dan tayangan anak sesuai umurnya. Rekomen oke nih kak buat ponakan daku juga

    BalasHapus
  7. Untuk bisa menjadi anak yang pemberani, justru sebaiknya diajari untuk mengatasi rasa takut itu sendiri ya, agar jadi terlatih dan nggak takut lagi.

    Terima kasih atas tips kerennya. BTW, Hoala & Koala bagus juga ya untuk anak-anak. Kayaknya bakalan cocok untuk si bungsu nih.

    BalasHapus
  8. beener sih anakku yg pertama juga takut sendirian kupikir ngga wajar karena usianya udah 5 tahun. Harusnya udah berani ternyata memang wajar..

    BalasHapus
  9. Iya sih ya. Anak-anak memang rentan dengan rasa takutnya sendiri. Kadang-kadang malah ada orang tua yang sengaja menakut-nakutin anaknya. Dan menurutku ini malah kasihan anaknya sih ya. Bisa jadi dia malah akan ketakutan sampai seterusnya.

    Belajar sambil bernyanyi bersama Hoala dan Koala memang terasa menyenangkan.

    BalasHapus
  10. Hoala dan Koala ini mengajarkan anak melakukan kebiasaan baik lewat lagu ya. Anak-anak pasti merasa senang karena belajar sambil mendengarkan lagu

    BalasHapus
  11. wah ini nih, kemarin habis dari kampung oleh olehnya anakku jadi tahu konsep zombi dan hantu tapi sekarang malah jadi nggak berani bahkan untuk ke kamar sendirian pun. perlu banget tips yang mba muna sampaikan aku terapkan nih, thanks ya

    BalasHapus
  12. Wah bener banget sih mba.. aku juga biasanya mengajarkan sesuatu ke anak itu lewat lagu, dan kadang bikin lagu sendiri aja supaya anak lebih paham dan terngiang-ngiang gitu hehe

    BalasHapus
  13. aku tertarik sama anjuran biasakan bertemu orang asing karena ini emang penting banget ternyata ya kak. gak sedikit nemu anak yang cuma mau nempel banget sama orangtuanya aja, bahkan sampao besar

    BalasHapus
  14. Benar banget mba, saudara saya guru sekarang ngajarin anaknya lewat lagu dan anaknya memang jadi lebih berani, aku kenalkan juga niy Hoala Koala ke dia, terus anaknya suka deh

    BalasHapus
  15. Keren banget ya ide Hoala Koala ini. salut buat pencetusnya. Perlu effort yang luar biasa hingga ke titik ini. 6 Album 54 lagu. Wow banget.

    BalasHapus
  16. iya, lagu lagu di Hoala dan Koala ini nggak hanya easy listening
    tapi juga sangat edukatif ya mbak

    BalasHapus
  17. Wah bener banget ini MasyaAllah sukaa banget sama arti lagu2 di hoala koala inii. Beneran rinduu sama lagu anak2 zaman dlu dan terobati sama hoala koala

    BalasHapus
  18. Dari Hoala Koala ternyata yang belajar gak cuma anak-anak yaa...tapi orangtuanya juga.
    Ini bagus banget untuk memdampingi anak-anak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir ke blog saya :)
Silahkan tinggalkan pertanyaan, tanggapan, atau sharing pengalaman serupa di kolom komentar.
Mohon tetap menjaga etika dan tidak meninggalkan tautan hidup.
Terima kasih :)

Popular Posts

Checklist Isi Tas Persiapan Melahirkan Caesar di Rumah Sakit

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Minggu ini, kehamilanku memasuki minggu ke-37. Sebenarnya HPL Baby No.3 ini masih sekitar pertengahan Januari. Tapi karena dia harus dilahirkan secara Caesar, maka operasi dijadwalkan 2 minggu lagi. Sambil menunggu hari-H, jangan sampai lupa, Mah! Ada satu hal penting yang harus dipersiapkan menjelang persalinan, yaitu mengepak tas untuk dibawa saat melahirkan ke rumah sakit. Pastinya kita tidak mau ada yang tertinggal saat menginap di rumah sakit kan. Sebaiknya isi tas persiapan melahirkan ini sudah dipersiapkan sekitar 2 minggu sebelum HPL, just in case si janin lahir lebih awal dari tanggal perkiraan. Saat melahirkan Caesar biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk tinggal di rumah sakit . Mamah harus  check-in sehari sebelum operasi untuk berbagai pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter anestesi. Umumnya Mamah sudah diperbolehkan pulang sehari setelah operasi , kecuali ada kondisi yang meng

BULLET JOURNAL INDONESIA UNTUK PEMULA: MONTHLY LOG

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a @mamahfaza disini.. Masih dalam rangkaian Tutorial Bullet Journal untuk Pemula, setelah Future Log dan Habit Tracker, sekarang ku akan berikan step-by-step cara membuat Monthly Log. Mumpung masih semangat tahun baru, moga-moga masih semangat bikin bullet journal juga yaaah. Let's get it ! MONTHLY LOG ADALAH ... Monthly Log jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Catatan Bulanan". Jadi Monthly Log adalah catatan jadwal acara, peristiwa, atau rencana kegiatan dalam sebulan . Awalnya memang begitu, tapi bukan Bullet Journal namanya kalau tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Kita bisa menambahkan fitur apapun yang kita butuhkan ke dalam Monthly Log. Misalnya, mau sekalian digabungkan dengan Habit Tracker atau mau menambahkan target bulan ini yang harus dicapai. Boleeeh.. Custom made ajah.. Baca juga: 5 Kunci Wujudkan Mimpi Finansial MONTHLY LOG DI BULLET JOURNAL BISA DIGUNAKAN UNTUK APA?

Karena Memaksakan ASI Eksklusif, Bayiku Jadi Kurang ASI

Assalamualaikum.. Muna Fitria a.k.a. @mamahfaza disini.. Adalah sebuah kebanggaan ya jika kita bisa menyusui bayi kita secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) bahkan menyediakan sertifikat lulus ASI untuk merayakan keberhasilan para ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Tak terkecuali, aku pun begitu mendamba berhasil memberikan hak ASI eksklusif anak ketiga ku, Baby El . Keistimewaan ASI Eksklusif ASI Eksklusif artinya memberikan hanya ASI kepada bayi, tanpa tambahan makanan padat atau cairan lainnya, termasuk air; dengan pengecualian oralit, atau vitamin atau obat dalam bentuk sirup. Bayi sebaiknya mendapat ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal. Hal ini dikarenakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama sudah terkandung dalam ASI , jadi bayi sehat tidak perlu mendapat asupan tambahan lainnya. ASI dapat melindungi dari